Cara Menanam Buah Mangga Harum Manis dengan Sistem Hidroponik

Posted on

Jika seseorang memiliki keinginan untuk menanam pohon mangga Harum Manis, namun mempunyai lahan terbatas, maka tidak perlu khawatir. Pasalnya, saat ini ada teknik cara menanam buah mangga harum manis menggunakan sistem hidroponik. Sistem hidroponik menggunakan pot ini merupakan solusi modern untuk menghasilkan buah mangga yang rasanya manis dan tentunya cepat berbuah.

Cara Menanam Buah Mangga
istockphoto.com

Cara Menanam Buah Mangga Harum Manis dengan Sistem Hidroponik

Mangga merupakan buah yang banyak diminati banyak orang. Salah satunya adalah varian mangga harum manis dengan buah yang tebal dagingnya. Jika ingin memperoleh hasil berkualitas dan cepat berbuah, maka seseorang perlu mempertimbangkan sistem hidroponik.

Sistem hidroponik ini sangat praktis dan tidak ribet. Seseorang wajib mencobanya sebagai salah satu teknik bertani modern. Adapun, berikut ini adalah panduan cara menanam buah mangga menggunakan sistem modern tersebut:

Memilih Bibit Sesuai Preferensi

Tahap pertama cara menanam buah mangga Harum Manis dengan sistem hidroponik adalah memilih bibit yang tepat. Tujuannya agar seseorang dapat menghasilkan buah yang berkualitas dan rasanya manis. Sebaiknya, seseorang menggunakan bibit cangkokan daripada biji. Alasannya karena ini akan memungkinkan tanaman mangga tumbuh dan berbuah lebih cepat.

Ada banyak pilihan varietas mangga yang bisa dipilih. Misalnya, seperti mangga Harum Manis, Manalagi, dan banyak lagi. Dalam hal ini pilih varian Harum Manis yang menjadi favorit banyak orang.

Melihat video di Kanal YouTube Pohon Buah, tampak pengguna menyarankan ide untuk menanam buah mangga agar cepat berbuah menggunakan sistem hidroponik. Sistem ini dinilai sangat praktis dengan bibit cangkokan lalu ditanam di media tanam pot. Dalam gambar tampak kebun penuh dengan tanaman buah mangga harum manis yang berbuah lebat. Pengguna juga menyarankan untuk melakukan perawatan dengan menyiram tanaman pagi dan sore agar hasilnya lebih optimal. 

Menyiapkan Pot untuk Menanam

Selanjutnya, untuk tahap cara menanam buah mangga dengan sistem hidroponik adalah menyiapkan pot tanam. Pot yang digunakan sebaiknya memiliki ukuran besar dengan diameter sekitar 50 cm dan tinggi sekitar 45 cm. Selain itu, penting juga untuk memastikan bahwa pot tersebut mempunyai lubang di dasarnya. Tujuannya agar air berlebih bisa mengalir keluar dan tidak merendam akar tanaman.

Menyiapkan Media Tanam

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan media tanam. Lakukan aktivitas mencampurkan tanah, pupuk kandang, humus, dan serbuk gergaji dengan perbandingan 1:1:1:1. Pastikan tanah yang digunakan cukup gembur untuk mendukung pertumbuhan mangga dengan baik.

Setelah pot dan media tanam siap, maka tutupi lubang di dasar pot dengan serbuk gergaji. Ini akan membantu seseorang menghindari penumpukan air berlebih dalam pot. Kemudian, isilah pot dengan campuran media tanam yang sudah dipersiapkan dan letakkan bibit mangga ke dalamnya.

Pastikan media tanam padat tetapi tidak terlalu padat. Lalu, siram perlahan untuk memadatkan media tanam. Penting untuk menjaga kelembaban tanah namun hindari penyiraman berlebihan. Sebaiknya, siram tanaman mangga dalam pot dua kali sehari, yakni waktu pagi dan sore hari.

Tetapkan Jadwal Penyiraman

Cara menanam buah mangga selanjutnya adalah memastikan jadwal penyiraman seimbang dan hindari penyiraman yang terlalu sering. Pasalnya, hal ini akan membuat tanaman bisa layu jika terlalu banyak air. Tanaman mangga dalam pot membutuhkan pupuk untuk pertumbuhannya.

Oleh karena itu, seseorang bisa menggunakan pupuk organik atau anorganik dengan menyebarkannya bersamaan dengan proses penyiraman. Pupuk kandang atau kompos bisa dipilih sebagai pilihan organik yang terbaik.

Pemeliharaan dan Pengawasan Terhadap Hama

Hal yang terpenting dan tidak boleh dilupakan adalah pemeliharaan dan pengawasan terhadap hama. Pastikan pot tidak banyak dikelilingi gulma dan lakukan pengawasan rutin terhadap hama yang mungkin mengganggu pohon mangga tersebut. Apabila ada tanda-tanda serangga atau hama lain, maka segera gunakan insektisida untuk mengatasinya.

Menunggu Masa Panen Tiba

Pohon mangga yang ditanam dalam pot tidak akan berbuah dalam waktu dekat, apabila menggunakan cangkokan. Seseorang mungkin harus menunggu minimal empat tahun sebelum panen pertama. Biasanya, masa panen mangga terjadi bulan September hingga Oktober. Tanda bahwa buah-buah tersebut siap panen adalah saat ada buah yang jatuh ke tanah.

Hidroponik Mangga vs. Jeruk, Mana yang Lebih Mudah?

Hidroponik jeruk umumnya lebih mudah daripada mangga. Pohon jeruk terutama varietas kerdil lebih mudah dikelola dalam sistem hidroponik karena ukurannya relatif kecil dan pertumbuhan dapat diatur. Selain itu, jeruk cenderung berbuah lebih cepat dibandingkan mangga.

Di sisi lain, pohon mangga tumbuh menjadi pohon besar dan membutuhkan sistem hidroponik kuat dan ruang luas. Hal ini membuatnya sulit dikelola di lingkungan hidroponik standar. Pohon mangga juga membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai kematangan dan berbuah hingga 3-5 tahun atau lebih.

Kendati demikian, jika seseorang mengikuti panduan cara menanam buah mangga Harum Manis dengan sistem hidroponik, maka mereka dapat menikmatinya hanya di pot rumah. Menanam mangga dengan sistem hidroponik ini bukan berarti memakai tanah secara langsung, melainkan menanam di media tanam seperti pupuk kandang, arang sekam, dan pasir. Akar tanaman nantinya memperoleh nutrisi dari larutan air hidroponik, bukan dari tanah. /Estri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *